Info Bisnis

Konflik Israel-Iran Memanas, Apa Dampaknya ke Ekonomi Indonesia?

×

Konflik Israel-Iran Memanas, Apa Dampaknya ke Ekonomi Indonesia?

Sebarkan artikel ini

Jadi, meski Timur Tengah memanas, pengusaha nggak lantas khawatir berlebihan. Masih banyak negara lain yang membuka peluang kerja bagi orang Indonesia.

Ekonom Universitas Andalas, Syafruddin Karimi, mengingatkan bahwa dampak konflik ini nggak cuma dirasakan di medan tempur, tapi juga di sektor ekonomi dunia.

Harga minyak misalnya, melonjak lebih dari 12% di Jumat lalu. Brent naik ke US$77,45 per barel, sementara WTI menembus US$76,51.

Pasar saham Asia juga babak belur. Indeks Topix Jepang turun 1,26%, Shanghai Composite melemah 0,66%, Hang Seng Hong Kong turun 0,72%, Kospi Korea Selatan terkoreksi 1,24%, dan S&P/ASX 200 Australia melemah 0,28%.

Di Indonesia, IHSG ikut turun 0,38% ke 7.177,23. Rupiah? Ya, nilainya ikut tertekan, ditutup melemah 0,38% ke Rp16.303,5 per dolar AS.

Syafruddin mengingatkan, letak Iran yang dekat dengan Selat Hormuz atau jalur penting perdagangan energi dunia yang bikin investor makin waswas.

“Ini bukan cuma urusan dua negara. Saat rudal diluncurkan dan fasilitas vital diserang, ekonomi rumah tangga dari Amman sampai Jakarta ikut terancam,” jelasnya.

Kalau konflik makin parah? Syafruddin menilai dunia bakal menghadapi risiko besar seperti krisis energi, inflasi harga-harga, naiknya pengangguran, sampai potensi krisis sosial.

“Diplomasi harus jadi prioritas, bukan cuma untuk cegah perang besar, tapi juga untuk selamatkan ekonomi global,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *