“Harapan kita di Bogor ini bisa menembus 1.405, syukur-syukur 1.500. Kalau 1.500 kg kita pastikan ini adalah sapi terberat di dunia,” ujarnya.
Baca Juga: Kebakaran Dini Hari di Megamendung, Api dari Sekolah Merambat ke Tiga Rumah Warga
Peserta Jawa Barat Mendominasi
Hal lain yang menjadi sorotan dalam kontes tahun ini adalah komposisi peserta. Dari hampir 250 peserta, lebih dari 200 di antaranya merupakan peternak asal Jawa Barat.
Kondisi tersebut berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang menurut Muzani lebih banyak diikuti peternak dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.
“Yang baru dari kontes di Bogor ini adalah kami mencatat dari 250 lebih peserta, 200 lebih peserta itu dari peternak di Jawa Barat,” katanya.
Muzani mengaitkan meningkatnya partisipasi peternak Jawa Barat dengan besarnya pasar sapi kelas berat di wilayah tersebut, terutama untuk kebutuhan pada momentum bulan haji.
Menurut dia, kondisi itu menunjukkan semakin besarnya minat peternak Jawa Barat untuk mengembangkan sapi berbobot besar sekaligus bersaing di pasar tersebut.
“Jawa Barat ingin mengambil pasar itu dan itu saya kira bagus, sehingga ada persaingan sehat di antara para peternak,” ujarnya.
Dorong Kualitas dan Daya Saing Peternak
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi kepercayaan APPSI yang memilih Kabupaten Bogor sebagai lokasi penyelenggaraan kontes sapi Piala Presiden 2026.





