Baca Juga: PKL Masih Nekat Kuasai Pedestrian Suryakencana, Wawalkot Bogor Sampai Frustrasi
Tak hanya itu, ancaman virus atau malware masih menjadi faktor yang patut diwaspadai.
Program berbahaya dapat mengganggu proses sistem, membuat perangkat melambat, bahkan memicu crash secara tiba-tiba.
Masalah juga bisa muncul akibat driver yang sudah usang, sistem operasi yang jarang diperbarui, hingga suhu laptop yang terlalu tinggi karena bekerja tanpa jeda atau ventilasi yang kurang baik.
Sebelum memutuskan membawa perangkat ke teknisi, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dicoba untuk mengembalikan performa laptop.
Pengguna disarankan menutup aplikasi yang tidak sedang digunakan agar beban RAM dan prosesor berkurang.
Membersihkan file sampah serta mengosongkan sebagian ruang di drive C juga dapat membantu sistem bekerja lebih ringan.
Jika terbiasa membuka banyak tab browser sekaligus, sebaiknya tutup tab yang sudah tidak diperlukan karena aktivitas tersebut dapat menguras memori, terutama pada laptop dengan kapasitas RAM terbatas.
Pemeriksaan menggunakan aplikasi keamanan terpercaya juga penting dilakukan untuk memastikan tidak ada malware yang mengganggu sistem.
Setelah itu, pastikan driver perangkat serta Windows selalu berada pada versi terbaru agar mendapatkan perbaikan bug, peningkatan keamanan, dan optimasi performa.





