INFOLADISHA – Lapar atau membiarkan perut kosong dalam waktu yang lama dapat berdampak buruk bagi tubuh.
Pasalnya, organ-organ tubuh membutuhkan energi untuk bekerja, dan hal ini bisa disediakan dari asupan makanan dan minuman.
Saat perut dalam kondisi lapar, biasanya akan ditunjukkan dengan beberapa tanda-tanda dari tubuh.
BACA JUGA : Daihatsu Wujudkan Proses Produksi Ramah Lingkungan di Pabrik Karawang
Spesialis penyakit dalam dr Yunita Indah Dewi, SpPD mengatakan alarm tersebut seperti tubuh merasa lemas, mual, hingga muntah.
“Tanda-tanda tubuh jika mengalami kelaparan pasti kompensasinya lemas. Lalu bisa seperti orang sakit lambung, ada keluhan seperti mual atau muntah kadang-kadang,” ujar dr Yunita.
“Beberapa orang juga ada yang jantung berdebar, pandangannya kabur, sakit kepala, dan gemetaran,” sambungnya.
BACA JUGA : Aniaya Cut Intan Nabila, Armor Toreador Gustifante Dijerat Pasal Berlapis
Mereka yang berada dalam kondisi lapar dan kesulitan menemukan sumber energi seperti makanan dan minuman biasanya akan memilih untuk tidur.
Hal ini karena tidur dianggap dapat menahan lapar.
Terkait hal ini, dr Yunita mengatakan tidur memang bisa menjadi salah satu opsi untuk seseorang bisa menahan lapar sementara sampai mereka mendapatkan asupan energi berikutnya.
BACA JUGA : 4 Arahan Presiden untuk 517 Kepala Daerah di Indonesia






