2. Motor terlalu sering dijemur
Lokasi parkir juga punya peran terhadap kondisi bodi motor.
Motor yang setiap hari berada di tempat terbuka akan lebih sering terkena sinar matahari sekaligus berbagai kondisi lingkungan lainnya.
Paparan tersebut dalam jangka waktu lama dapat memengaruhi tampilan permukaan cat.
Jika memungkinkan, pilih tempat parkir yang teduh. Perlindungan tambahan juga bisa digunakan ketika motor harus berada di luar ruangan dalam waktu lama.
3. Air bekas cucian dibiarkan mengering
Motor yang sudah dicuci belum tentu langsung selesai dirawat. Cara mengeringkannya juga perlu diperhatikan.
Membiarkan air mengering sendiri dapat meninggalkan bekas pada permukaan bodi, terutama apabila air mengandung mineral atau kotoran tertentu.
Kain pengering pun tidak boleh sembarangan. Kain yang kasar atau masih menyimpan debu dan kotoran dapat meninggalkan goresan halus.
Gunakan kain yang bersih dan sesuai untuk mengeringkan motor setelah dicuci.
4. Kotoran dibiarkan menempel terlalu lama
Tidak sedikit pemilik motor yang baru mencuci kendaraan ketika bodi sudah terlihat sangat kotor.
Padahal, debu, lumpur, sisa air hujan, dan kotoran lain yang menempel terlalu lama bisa membuat proses pembersihan menjadi lebih sulit.
Ketika motor terkena lumpur atau kotoran dalam jumlah banyak, sebaiknya segera dibersihkan. Semakin cepat kotoran diangkat, semakin kecil kebutuhan untuk menggosok permukaan dengan keras saat mencuci.





