INFOLADISHA — Setelah lama dibiarkan nyaris tak berfungsi, Museum Pajajaran akhirnya akan ‘dihidupkan’ kembali oleh Pemerintah Kota Bogor.
Langkah konkret tengah disiapkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk menyulap bangunan bersejarah tersebut menjadi ruang edukasi publik yang berisi nilai sejarah dan kebudayaan lokal.
Kepala Disbudpar Kota Bogor, Firdaus, menegaskan bahwa revitalisasi museum akan dilakukan secara bertahap, namun tetap dengan arah yang jelas dan terukur.
Salah satu tahapan penting yang kini tengah disusun adalah Detail Engineering Design (DED) tahap dua, yang fokus pada aspek interior museum.
“Kita ingin bangunan ini tidak hanya berdiri megah, tapi benar-benar fungsional sebagai museum yang sesungguhnya. Jadi isinya harus ada, jangan sampai kosong seperti selama ini,” ujarnya, Kamis (10/7/2025).
Firdaus menambahkan, pihaknya tengah menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mendapatkan masukan dan bahan sejarah yang layak dipamerkan di Museum Pajajaran.
Ia optimistis, melalui kolaborasi lintas instansi, museum ini bisa menjadi ruang pelestarian sejarah Kerajaan Pajajaran yang relevan bagi generasi muda.
Firdaus juga menanggapi kondisi fisik museum yang sempat menimbulkan kekhawatiran. Ia mengakui sempat terjadi kerusakan ringan pada plafon, namun telah langsung ditangani.






