Setiap dapur hanya boleh melayani wilayah maksimal 6 kilometer dari lokasi memasak, dan jarak waktu antara proses masak hingga makanan diterima tidak boleh lebih dari empat jam.

“Hal ini penting agar kualitas makanan tetap terjaga dan aman dikonsumsi,” ujarnya.
SPPG Yasmin saat ini melayani 20 sekolah dengan total 3.600 siswa, serta mencakup pelayanan untuk posyandu, ibu hamil, lansia, dan ibu menyusui.
Di Kota Bogor, terdapat 35 SPPG yang sudah beroperasi dan ditargetkan menjadi 45 dapur aktif hingga 2027.
Dedie berharap, program Makan Bergizi Gratis ini benar-benar mampu meningkatkan kualitas gizi anak-anak Bogor agar tumbuh sehat dan cerdas.
“Kita ingin memastikan anak-anak tumbuh optimal, sehat, dan siap menjadi generasi emas masa depan,” pungkasnya.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, beserta jajaran serta unsur TNI-Polri.






