INFOLADISHA – Masalah banjir, bukan hanya dikeluhkan warga yang tinggal di Jakarta, namun dirasakan pula oleh masyarakat yang tinggal di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
“Daerah Bojonggede ini memang padat penduduk, apalagi banyak sungai-sungai yang dipenuhi sampah, itu salah satu penyebab terjadinya banjir,” ujar calon wakil bupati Bogor, Jaro Ade saat menghadiri peringatan maulid nabi Muhammad, Minggu (20/10/2024).
Selain minimnya sosialisasi mengenai larangan buang sampah ke sungai kepada masyarakat, buruknya sistem drainase pun jadi penyebab banjir, baik di pemukiman rumah warga maupun di beberapa ruas jalan di Kabupaten Bogor.
“Banjir tidak hanya terjadi di pemukiman rumah penduduk saja, namun saya sering menemukan air banyak menggenang di ruas jalan, seperti di Jalan Raya Tegar Beriman area perkantoran Pemerintah Kabupaten Bogor,” kata Jaro Ade.
BACA JUGA : Aliran Kali Cikaret RW.07 dan 08 Incaran Paslon 3 Dedie-Jenal Jadi Wahana Wisata Warga
Infrastruktur masih menjadi program skala prioritas pembangunan di Kabupaten Bogor, dan itu pun tertuang dalam visi misi pasangan calon bupati dan wakil bupati Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto – Jaro Ade.
“Pembangunan jalan, jembatan dan drainase, pembangunan fasilitas pendidikan dan pembangunan infrastruktur kesehatan akan terus ditingkatkan. Dan semua fasilitas pembangunan itu untuk dinikmati seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” tutur Jaro Ade.






