Selain menyiapkan rumah sakit, dokter, dan ambulans, Pemkot Bogor juga melibatkan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan bagi atlet yang mengalami cedera saat bertanding.
Jenal memastikan, atlet dari luar Kota Bogor tidak perlu khawatir soal penanganan medis apabila terjadi sesuatu selama mengikuti pertandingan.
Baca Juga: Pencak Silat Kota Bogor Bidik Emas Porprov Jabar 2026, 21 Atlet Siap Tempur
“Kepada atlet dan kontingen dari luar Bogor, jangan takut tidak terlayani ketika ada hal-hal yang tidak kita inginkan. Termasuk kita panggil BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Ini bisa meng-cover para atlet yang cedera ketika melakukan pertandingan,” terangnya.
Kerja sama juga disiapkan untuk pelatih dan manajer ofisial. BPJS Kesehatan disebut siap berkolaborasi agar mereka turut mendapatkan dukungan layanan selama Porprov berlangsung.
Jenal menyebut persiapan tersebut bukan dilakukan secara mendadak. Pemkot Bogor bersama berbagai pihak, mulai dari wali kota, sekretaris daerah, Dinas Pemuda dan Olahraga hingga KONI, telah berkoordinasi sejak sekitar satu tahun sebelumnya.
Tak hanya urusan pertandingan dan kesehatan, Pemkot Bogor juga ingin para kontingen punya pengalaman menyenangkan selama berada di Kota Hujan.
Salah satu caranya dengan melibatkan hotel-hotel tempat atlet dan ofisial menginap untuk menyediakan informasi destinasi wisata dan tempat kuliner khas Bogor.





