Kamis,4 Desember 2025
Pukul: 14:34 WIB

Penelitian Baru Ungkap Infeksi Covid-19 Bisa Bikin Sperma Lemah, Kaum Adam Sedih

Penelitian Baru Ungkap Infeksi Covid-19 Bisa Bikin Sperma Lemah, Kaum Adam Sedih

Facebook
Telegram
WhatsApp
Email

INFOLADISHAInfeksi COVID-19 mungkin memiliki dampak yang jauh lebih panjang dari yang diperkirakan.

Sebuah studi baru yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa infeksi virus dapat menyebabkan perubahan pada sperma yang berpotensi meningkatkan tingkat kecemasan pada keturunannya.

Temuan ini mengisyaratkan kemungkinan efek jangka panjang pandemi pada generasi mendatang.

Para peneliti di Florey Institute of Neuroscience and Mental Health di Melbourne, Australia, menginfeksi tikus jantan dengan virus penyebab COVID-19.

Tikus-tikus tersebut kemudian dikawinkan dengan tikus betina, dan para peneliti menilai dampak infeksi sang ayah terhadap kesehatan anak-anak mereka.

Hasil studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications ini menunjukkan adanya temuan yang signifikan pada keturunan dari ayah yang terinfeksi.

“Kami menemukan bahwa keturunan yang dihasilkan menunjukkan perilaku yang lebih cemas dibandingkan dengan keturunan dari ayah yang tidak terinfeksi,” kata penulis pertama studi, Elizabeth Kleeman.

Secara khusus, tikus betina menunjukkanperubahan signifikandalam aktivitas gen tertentu di hipokampus, bagian otak yang mengatur emosi.

Penulis studi lainnya, Carolina Gubert menjelaskan bahwa perubahan inidapat berkontribusi pada peningkatan kecemasan yang kami amati pada keturunan, melalui pewarisan epigenetik dan perkembangan otak yang berubah.”

Para peneliti menemukan bahwa virus tersebut mengubah molekul dalam RNA di sperma tikus jantan yang terinfeksi. Beberapa molekul RNA ini dikenalterlibat dalam regulasi gen yang diketahui penting dalam perkembangan otak.”

Penelitian ini diklaim sebagai yang pertama menunjukkan dampak jangka panjang infeksi COVID-19 terhadap perilaku dan perkembangan otak generasi berikutnya.

Meskipun demikian, peneliti utama Anthony Hannan menekankan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah perubahan yang sama juga terjadi pada manusia.

Related Posts

Add New Playlist