Info Otomotif

Sekring Motor: Si Kecil Penentu Aman Tidaknya Motor Kamu di Jalan!

×

Sekring Motor: Si Kecil Penentu Aman Tidaknya Motor Kamu di Jalan!

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, sekring tancap lebih populer di motor-motor keluaran terbaru. Bentuknya lebih ringkas dan gampang dipasang.

Setiap warna sekring mewakili kapasitas arus tertentu, misalnya oranye untuk 5 Ampere, merah 10A, biru 15A, dan hijau 30A.

Yang perlu dicatat, jangan asal ganti sekring dengan amper yang lebih tinggi atau rendah dari standar pabrik.

Salah-salah, malah bisa bikin komponen lain rusak karena arus listrik jadi tidak terkontrol.

Misalnya, kalau sistem butuh 5A tapi kamu pasang 10A, arus bisa lewat tanpa hambatan, padahal seharusnya udah diputus dari awal.

Keluhan paling sering dari para pemotor adalah sekring yang gampang banget putus.

Padahal, ada beberapa penyebab yang bisa bikin sekring cepat rusak.

Salah satunya karena lonjakan arus dari pemakaian aksesori tambahan yang tidak sesuai, misalnya lampu variasi, klakson aftermarket, atau charger HP yang langsung colok tanpa perhitungan.

Faktor lain termasuk korsleting akibat kabel yang terkelupas, kualitas sekring yang buruk, hingga kondisi lingkungan yang lembap.

Bahkan, kalau sistem kelistrikan seperti kiprok atau starter bermasalah, itu juga bisa bikin sekring jadi korban.

Buat kamu yang sering berkendara jarak jauh atau pakai motor setiap hari, ada baiknya selalu siap sedia sekring cadangan yang sesuai dengan spesifikasi motor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *