Kehamilan juga mungkin menyebabkan kesemutan.
Hal ini karena bagian tubuh yang membesar menimbulkan tekanan pada saraf, maka ibu hamil mungkin akan sering merasa kesemutan di tangan dan kaki.
7. Penggunaan Obat
Sebagian obat bisa menyebabkan kerusakan saraf, yang kemudian bergejala sering kesemutan di tangan atau kaki.
Obat ini antara lain obat kemoterapi, HIV, obat jantung, obat antiinfeksi, maupun obat antikonvulsan.
8. Gangguan Autoimun
Autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara tidak sengaja menyerang sel-sel tubuh Anda sendiri.
Beberapa gangguan autoimun yang mungkin bergejala kesemutan adalah artritis reumatoid, sklerosis multipel, lupus, dan penyakit celiac.
9. Keracunan
Ketika seseorang menelan zat beracun, maka zat ini akan diserap melalui kulit yang kemudian dapat menyebabkan kesemutan.
Beberapa racun yang dapat menyebabkan hal ini adalah arsenik, talium, dan merkuri
10. Kecemasan
Terakhir tangan kesemutan mungkin terjadi karena kondisi psikologis seperti kecemasan atau anxiety.
Salah satu gejala kecemasan adalah bernapas dengan sangat cepat, sehingga menyebabkan ketidakseimbangan kadar karbon dioksida dan oksigen.
Hal ini bisa menyebabkan tangan kesemutan.
Cara mengatasi tangan kesemutan disesuaikan dengan penyebabnya.
Ketika penyebabnya hilang, maka gejala tangan kesemutan juga akan hilang.





