Tahun ini saja, nilai ekspor bumbu Nusantara itu sudah tembus Rp100 miliar lebih.
Tak cuma fokus ke musim haji, BPKH Limited juga mulai melirik pasar umrah.
Salah satu produk yang tengah mereka garap adalah kerupuk hingga makanan ringan yang bisa jadi andalan di dapur-dapur hotel tempat jemaah Indonesia menginap.
“Coba cari negara lain yang produksi kerupuk? Susah! Kalau pun ada, rasanya nggak seenak kita. Beras memang dari Thailand, daging dari Brasil, pisang dari Peru. Tapi untuk makanan olahan? Kita juaranya,” ujar Iman dengan yakin.
Langkah ini bukan sekadar soal bisnis, tapi juga upaya memperkenalkan dan membanggakan kuliner Indonesia di panggung internasional, khususnya di tengah jutaan jemaah dari berbagai negara yang berkumpul setiap musim haji dan umrah.***






