7. Memanfaatkan BEP untuk mengendalikan biaya. Analisis BEP akan membantu kamu melihat mana biaya yang bisa ditekan atau dioptimalkan, baik biaya tetap maupun biaya variabel.
8. Memvisualisasikan BEP lewat grafik. Dengan grafik, kamu bisa melihat lebih jelas di mana titik impas terjadi. Grafik ini akan menampilkan garis pendapatan, garis biaya tetap, dan garis total biaya.
9. BEP untuk bisnis jasa. Prinsipnya sama, tapi unit yang dihitung bisa berupa jam kerja, proyek, atau paket layanan. Biaya variabel pada bisnis jasa biasanya terkait langsung dengan setiap proyek atau klien.
10. Analisis sensitivitas BEP. Ini adalah cara untuk mengantisipasi perubahan. Misalnya, apa dampaknya ke BEP kalau harga bahan baku naik atau biaya sewa bertambah. Dengan begitu, kamu bisa membuat rencana cadangan.
Menguasai perhitungan BEP artinya kamu lebih siap dalam mengelola bisnis. Tidak hanya sekadar tahu angka, tapi juga lebih paham soal struktur biaya, potensi pendapatan, dan strategi apa yang sebaiknya diambil agar bisnis bisa terus berkembang.***






