Menurut Jenal, kondisi keluarga Syafa menjadi perhatian Pemerintah Kota Bogor.
Ia mendorong adanya intervensi yang dibutuhkan, terutama terkait administrasi kependudukan dan bantuan sosial bagi keluarga tersebut.
Pemkot Bogor juga memastikan akan memberikan dukungan kepada Syafa yang dalam waktu dekat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.
Sebagai bantuan awal, pemerintah memberikan paket sembako kepada keluarga Syafa.
Jenal juga meminta kader posyandu untuk rutin memantau kondisi kesehatan adiknya.
“Pemkot memberikan bantuan sementara berupa paket sembako. Saya juga meminta kader posyandu untuk rutin memeriksa kondisi adiknya,” ujarnya.
Jenal menuturkan, perhatian yang diterima Syafa berawal dari keberaniannya tampil di hadapan Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Saat itu, kata dia, menteri menekankan pentingnya perhatian terhadap anak anak yang memiliki keberanian, rasa percaya diri, dan prestasi.
Sementara itu, Kepala SD Negeri Bantarjati 8 Veni Rosari menilai Syafa sebagai sosok siswa yang memiliki karakter positif dan kemandirian yang menonjol.
Menurut Veni, Syafa aktif dalam berbagai kegiatan sekolah. Selain menjadi Duta Senam Serbukatif, ia juga mengikuti kegiatan Pramuka, seni, dan olahraga.





