Gesekan antar komponen meningkat, suhu mesin naik, dan kerusakan bisa merembet ke berbagai bagian.
Risiko makin besar bila air sampai masuk ke ruang bakar.
Saat piston bergerak menekan, air yang terjebak tidak bisa dikompresi.
Benturannya keras dan bisa merusak piston, ring piston, hingga memicu kerusakan serius pada blok mesin.
Karena itu, ketika ada indikasi oli tercampur air, penggantian oli tidak bisa ditunda.
Menunda hanya akan memperbesar potensi kerusakan dan biaya perbaikan.
Singkatnya, jika motor sudah terlanjur menerjang banjir, jangan hanya fokus membersihkan bodi.
Periksa oli lebih dulu, karena mesin tidak pernah kompromi soal air.





