Seperti yang disampaikan oleh Dedi Mulyadi, nantinya bekas longsoran juga akan diperbaiki dan dijadikan taman, Leuweung Batutulis, serta ditanami pepohonan endemik.

“Karena dari hasil kajiannya, jalan ini tidak bisa digunakan kembali. Secara teknis mungkin di bawahnya ada mata air. Terdapat dua kajian, satu dari BTP, satu dari Kementerian PU yang tidak menyarankan jalan lama digunakan kembali, tetapi menyatakan akan ada trase baru,” jelasnya.




