INFOLADISHA – Suasana Aula Prof. Abdullah Siddiq di Universitas Ibn Khaldun, Tanah Sareal, Rabu (23/7), terasa lebih semarak.
Di sana, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim resmi melantik pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) se-Kota Bogor.
Tak hanya itu, acara juga dirangkai dengan pelatihan pengurus dan peluncuran buku modul diklat SDM KKMP sebagai panduan pengelolaan koperasi.
Dedie menegaskan, koperasi ini tak sekadar wadah simpan-pinjam, tapi diharapkan bisa berjalan sejalan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor.
“Sembako untuk program MBG bisa diambil dari koperasi. Jadi minyaknya, berasnya, kebutuhan dapur semua dari sini. Dengan begitu, koperasi punya peran langsung pada ketahanan pangan,” kata Dedie.
Menurutnya, koperasi juga bisa jadi solusi persoalan masyarakat seperti jeratan pinjaman online dan rentenir.
Namun ia mengingatkan, anggota koperasi harus banyak agar bisa kuat.
“Minimal satu kelurahan itu 1.000 anggota. Ada simpanan pokok dan wajib yang bisa dipakai untuk pemberdayaan. Saya dukung agar keanggotaannya terus bertambah,” tegasnya.
Dedie pun mengapresiasi kehadiran lurah, camat, notaris, hingga Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Rahmat Hidayat yang selama ini mendampingi koperasi di Kota Bogor.
“Saya ingin koperasi bisa mengangkat kelas ekonomi masyarakat. Selamat untuk pengurus baru, semoga amanah,” tambahnya.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, yang juga hadir, menyatakan dukungan penuh pada program koperasi yang sejalan dengan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto.








