Di kawasan selatan Bogor, pemerintah daerah berencana membuka jalan alternatif baru. Jalur ini akan menghubungkan Gadog, Pasir Muncang, Megamendung, hingga Citeko dan Cibeureum di Kecamatan Cisarua.
Rencana pembangunan jalan alternatif tersebut menjadi salah satu proyek yang ditujukan untuk mendukung mobilitas masyarakat di kawasan selatan.
Sementara itu, kebutuhan penerangan jalan juga menjadi perhatian. Pemkab Bogor akan membangun jaringan lampu penerangan jalan umum (PJU) di wilayah utara, barat, dan timur.
Tak hanya infrastruktur dan fasilitas publik, Pemkab Bogor juga menyiapkan program untuk wilayah yang rawan bencana alam.
Baca Juga: KPK Usut Dua Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor, Pemeriksaan Jaro Ade Dijadwalkan Ulang
Bersama Kementerian Sosial, pemerintah daerah berencana membangun lumbung-lumbung sosial di sejumlah kecamatan. Fasilitas ini disiapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di daerah yang berisiko terdampak bencana.
Rudy berharap seluruh program prioritas tersebut bisa mulai diproses pada akhir 2026. Dengan persiapan yang dilakukan lebih awal, pembangunan fisik diharapkan tidak perlu menunggu terlalu lama hingga tahun anggaran berjalan.
“10 program kerja prioritas daerah kami harapkan dimulai dari Desember 2026, dan diharapkan bisa dimulai pembangunan fisiknya pada awal 2027,” ujar Rudy.






