Sementara itu, untuk perkembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kayumanis, pengerjaan di lapangan saat ini masih berfokus pada pembukaan akses jalan dan proses pematangan lahan (cut and fill).
”Kendalanya kontur tanah cukup berat dan naik-turun, dengan beda ketinggian atau tebing mencapai di atas 10 meter. Maka dari itu masih dilakukan pemadatan dan pemerataan tanah agar tidak terlalu tinggi. Terkait PSEL secara keseluruhan masih menunggu perencanaan, studi Amdal masih berjalan, dan belum ada pemenangnya lelang. Saat ini masih dilakukan survei lokasi oleh beberapa kontestan lelang secara bergantian,” pungkasnya. (*)





