Bacaan latin:
Allaahummadfa’ ‘annal ghalaa-a, wal balaa-a, wal wabaa-a, wal fahsyaa-a, wal munkara, was-suyuufal mukhtalifata, wasy-syadaa-ida, wal mihana maa zhahara minhaa, wa maa baathana min baladinaa haadzaaa khaassatan, wa min buldaanil muslimiina ‘aammatan. Innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir.
Artinya:
“Ya Allah, hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemungkaran, berbagai perselisihan, kekejaman dan peperangan, serta kesulitan dan cobaan, baik yang tampak maupun tersembunyi, dari negeri kami secara khusus dan dari negeri kaum muslimin secara umum. Sesungguhnya Engkau Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”
Doa ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar batin untuk memohon keselamatan dan perlindungan bagi diri sendiri, keluarga, serta masyarakat dari berbagai bentuk musibah.
6. Doa Memohon Kebaikan bagi Keluarga
Di tengah kekhawatiran terhadap cuaca ekstrem, keselamatan keluarga juga menjadi hal yang penting untuk dipanjatkan dalam doa. Al-Qur’an memuat doa Nabi Ibrahim AS yang berisi permohonan agar dirinya dan keturunannya senantiasa mendirikan salat.
Doa tersebut terdapat dalam QS Ibrahim ayat 40.
Bacaan Arab:
رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاۤءِ
Bacaan latin:
Rabbij’alnī muqīmaṣ-ṣalāti wa min żurriyyatī rabbanā wa taqabbal du’ā.






Respon (1)