Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.
Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”
Doa tersebut mengandung harapan agar hujan memberikan manfaat bagi kehidupan dan tidak menimbulkan kerusakan di lingkungan tempat tinggal.
Baca Juga: Soal Wacana Siswa Tinggal Kelas pada 2027, Ini Sikap Disdik Kota Bogor
2. Doa ketika Melihat Angin Kencang
Angin kencang yang datang bersama perubahan cuaca juga menjadi salah satu kondisi yang dapat dihadapi dengan berdoa. Rasulullah SAW mengajarkan doa untuk memohon kebaikan dari angin sekaligus perlindungan dari dampak buruk yang mungkin dibawanya.
Doa ini bersumber dari hadis riwayat Muslim.
Bacaan Arab:
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رَحْمَةً وَلَا تَجْعَلْهَا عَذَابًا، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رِيَاحًا وَلَا تَجْعَلْهَا ضَرُوْرَةً.
Bacaan latin:
Allâhumma innî as’aluka khairahâ wa khairamâ fîhâ wa khairamâ ursilat bih, wa a’ûdzubika min syarrihâ wa syarrimâ fîhâ wa syarrimâ ursilat bih. Allâhummaj’alhâ rahmatan wa lâ taj’alhâ ‘adzâban. Allâhummaj’alhâ riyâhan wa lâ taj’alhâ dharûratan.






Respon (1)