INFOLADISHA – Akses penghubung Desa Batulayang dan Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, terputus.
Jembatan Cimegamendung amblas setelah tergerus luapan Kali Cikamasan yang meluap akibat hujan deras.
Putusnya jembatan itu langsung memutus jalur utama aktivitas warga dua desa.
Kendaraan tidak bisa melintas, warga harus memutar jauh atau menyeberang dengan risiko.
Dinas PUPR Kabupaten Bogor bergerak cepat.
Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah II Ciawi, Heru Haerudin, memastikan penanganan sementara segera dilakukan.
“Untuk sementara kita akan pasang jembatan bailey di saat cuaca bagus. Di awal Februari sudah berjalan,” ujar Heru, Rabu (28/01/2026).
Jembatan bailey dipilih karena dinilai paling realistis dalam kondisi darurat.
Struktur besi rakit ini akan membentang sepanjang 12 meter dengan lebar 4 meter, cukup untuk mengembalikan akses transportasi dasar antar desa.
Heru menyebut, setelah jembatan sementara terpasang, pihaknya akan mengusulkan pembangunan jembatan permanen yang lebih kokoh ke Pemerintah Kabupaten Bogor.
Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan peristiwa ini terjadi pada Sabtu (24/01/2026).
Hujan berintensitas tinggi membuat debit Kali Cikamasan naik drastis.
Aliran sungai meluap dan menggerus bagian penyangga hingga jembatan tak lagi mampu bertahan.





