INFOLADISHA – Pemkot Bogor tengah melakukan kajian pemanfaatan bus sekolah yang operasionalisasinya belum optimal untuk dijadikan angkutan perintis pada Koridor 3 dan 4.
Menindaklanjuti kajian bus sekolah tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, beserta jajaran, mengecek langsung kondisi bus sekolah yang diparkir di kawasan Kemuning Gading, Senin 30 Maret 2026.
“Sedang kami kaji bus sekolah ini, apakah nanti pengelolaannya oleh Dinas Perhubungan atau oleh Perumda Transportasi Pakuan. Ini akan menjadi perintis untuk Koridor 3 dan 4,” ujarnya.
Saat ini, Pemkot Bogor melalui Dinas Perhubungan memiliki empat unit bus sekolah dan empat unit bus wisata Uncal.
Dedie Rachim menjelaskan, kondisi unit saat ini dalam keadaan baik dan laik untuk digunakan. Langkah ini juga menjadi terobosan di tengah pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp300 miliar.
“Tentu harus ada terobosan pemanfaatan untuk bus-bus yang selama ini belum optimal operasionalisasinya, terutama agar masyarakat yang belum terjangkau transportasi memadai bisa terlayani. Kita coba manfaatkan untuk Koridor 3 dan 4. Ini masih dalam kajian, karena kita lihat kondisi unitnya,” ucapnya.
Setelah dilakukan pengecekan, pihaknya bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor dan BKAD akan menghitung langkah yang dapat diambil untuk memaksimalkan fungsi sarana transportasi umum.



