Bogor

1.242 Dapur MBG di Bogor Disetop Sementara, BGN Temukan Masalah Sanitasi dan IPAL

×

1.242 Dapur MBG di Bogor Disetop Sementara, BGN Temukan Masalah Sanitasi dan IPAL

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi MBG. (Foto: Istimewa)

INFOLADISHA – Badan Gizi Nasional menghentikan sementara operasional 1.242 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di berbagai daerah Indonesia, termasuk di Kabupaten Bogor.

Penghentian dilakukan karena sejumlah dapur dinilai belum memenuhi standar sanitasi dan kelayakan operasional Program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengatakan langkah itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas sekaligus efektivitas pelaksanaan program MBG yang kini terus diperluas pemerintah.

“Tahun ini yang menjadi target kita adalah meningkatkan kualitas dan efektivitas. Sudah ada beberapa dapur SPPG yang kami suspend terlebih dahulu. Sekarang yang di-suspend itu ada 1.242 dapur atau kita hentikan sementara,” kata Dadan saat berkunjung ke SD Negeri Citaringgul 02, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Menurut Dadan, sebagian besar dapur yang dihentikan sementara belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL.

Baca Juga: KPK Soroti Kasus RSUD Bogor Utara, Kejari Bogor Diminta Lebih Teliti Ungkap Korupsi Rp10 Miliar

Padahal fasilitas tersebut menjadi syarat penting agar limbah air dari dapur tidak mencemari lingkungan.

Selain IPAL, dapur SPPG juga diwajibkan memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi atau SLHS yang diterbitkan dinas kesehatan setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *