INFOLADISHA – Sebanyak 107 warga di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kasus ini langsung menyita perhatian aparat dan dinas kesehatan setempat.
Kapolsek Tanjungsari Iptu Ekka Sakti Koeswanto membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyebut puluhan warga harus mendapatkan penanganan medis setelah mengalami gejala yang mengarah pada keracunan.
Peristiwa bermula pada Senin, 6 April 2026, saat pelaksanaan program MBG di salah satu posyandu.
Warga yang hadir mengonsumsi makanan yang dibagikan sekitar pukul 09.00 WIB.
Masalah muncul beberapa jam kemudian. Pada malam hari, sejumlah warga mulai mengeluhkan diare dan dehidrasi.
Kondisi itu membuat tubuh lemas hingga akhirnya mereka mencari pengobatan ke puskesmas dan klinik pada keesokan harinya.
“Gejala muncul pada malam hari, seperti diare dan dehidrasi,” kata Ekka, Rabu 8 April 2026.
Dari pemeriksaan awal, mayoritas korban merupakan anak-anak dan ibu-ibu.
Meski begitu, kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kejadian tersebut, termasuk apakah benar berasal dari makanan MBG.
“Untuk penyebab pastinya, kami masih belum bisa memastikan,” ujarnya.
Penanganan korban kini menjadi prioritas.
Polisi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor terus memantau kondisi di fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya tambahan kasus.





