INFOLADISHA — Bendung Katulampa berstatus Siaga 3 pada Minggu sore, 24 Mei 2026, setelah debit Sungai Ciliwung meningkat tajam akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Kenaikan muka air terjadi dalam waktu singkat. Dari kondisi normal setinggi 30 sentimeter pada pukul 17.00 WIB, ketinggian air melonjak menjadi 110 sentimeter sekitar 22 menit kemudian.
Petugas Bendung Katulampa, Muhamad Alwan, mengatakan lonjakan debit dipicu hujan yang turun di wilayah hulu Ciliwung.
Meski cuaca di sekitar bendung hanya gerimis, volume air kiriman dari kawasan Puncak terus bertambah.
“Di Puncak hujan,” ujar Alwan.
Baca Juga: HJB ke-544 Makin Dekat, Jalan Nanggung Malasari Ditambal Massal
Data bendung menunjukkan aliran air yang bergerak ke arah Jakarta mencapai 161.986 liter per detik.
Dengan kondisi tersebut, limpasan air diperkirakan mencapai wilayah hilir dalam waktu sekitar delapan sampai 10 jam.
Karena itu, warga yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung diminta memperhatikan perkembangan informasi resmi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan kenaikan permukaan air.
Petugas hingga Minggu petang masih memantau perubahan tinggi muka air untuk mengantisipasi potensi peningkatan debit susulan apabila hujan di kawasan hulu kembali terjadi.





