INFOLADISHA — Tren pernikahan sederhana semakin menguat di Kabupaten Bogor.
Kementerian Agama setempat mencatat lonjakan pasangan yang memilih melangsungkan akad nikah di Kantor Urusan Agama sepanjang awal 2026.
Kepala Kemenag Kabupaten Bogor, Raden Enjat Mujiat, menyebut peningkatan ini didominasi generasi muda.
Mereka cenderung memilih menikah secara sederhana dengan fokus pada keabsahan secara agama dan negara.
Sejak awal Maret 2026, jumlah pasangan yang menikah di KUA mencapai ribuan dan tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Kasus Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor Naik Level, Berkas Sudah di Tangan Polisi
Angka ini diperkirakan terus bertambah hingga akhir tahun.
“Banyak Gen Z yang nikah di KUA. Ini pertanda baik, mereka ingin menikah secara sederhana, cukup dihadiri keluarga,” kata Enjat, Selasa 14 April 2026.
Pada 2025, total pernikahan tercatat sebanyak 5.241 pasangan sepanjang Januari hingga Desember.
Dengan tren saat ini, jumlah pada 2026 berpotensi melampaui capaian tersebut meski baru memasuki kuartal pertama.
Fenomena ini tidak selalu berarti tanpa resepsi.
Sebagian pasangan tetap menggelar perayaan, namun dilakukan terpisah setelah akad.
Ada juga yang memilih mengalihkan dana resepsi untuk kebutuhan pasca menikah.
Baca Juga: Warung di Cibinong Jual Rokok Ilegal, Polisi Amankan 100 Bungkus Tanpa Cukai





