Bogor

Potret SD di Gunungsindur, Atap Bocor dan Bangunan Rapuh Ganggu Belajar 114 Siswa

×

Potret SD di Gunungsindur, Atap Bocor dan Bangunan Rapuh Ganggu Belajar 114 Siswa

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang Selatan kembali jadi sorotan.

Bukan cuma jalan rusak, kali ini sektor pendidikan ikut terdampak.

Bangunan SDN Mulyasari 01 di Jalan Raya Puspiptek, Kampung Jelengtreng, Desa Pengasinan, Kecamatan Gunungsindur, terlihat memprihatinkan.

Sejumlah bagian sekolah mengalami kerusakan cukup parah.

Kusen pintu dan jendela mulai keropos, sementara beberapa struktur bangunan tampak rapuh.

Baca Juga: Polres Bogor Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Jual Beli Jabatan ASN

Di dalam kelas, situasinya tidak lebih baik. Plafon rusak dan bocor saat hujan.

Kondisi ini membuat proses belajar mengajar terganggu.

Fasilitas pun belum memadai karena sekolah masih kekurangan kursi untuk siswa.

Pelaksana Tugas Kepala SDN Mulyasari 01, Herman, mengatakan pihak sekolah sudah berulang kali mengusulkan perbaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan.

Namun hingga kini belum ada realisasi.

“Kami sudah beberapa kali mengajukan perbaikan, tapi belum ada tindak lanjut. Kami berharap ada perhatian dari pihak berwenang,” kata Herman, Kamis 16 April 2026.

Baca Juga: Kasus Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor Naik Level, Berkas Sudah di Tangan Polisi

Ia menyebut kondisi bangunan yang rusak turut berdampak pada minat pendaftaran siswa baru.

Saat ini jumlah siswa tercatat 114 orang dan seluruhnya tetap mengikuti kegiatan belajar meski fasilitas terbatas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *