INFOLADISHA – Motorola resmi mengubah peta persaingan industri ponsel lipat global lewat peluncuran seri Razr Ultra 2026.
Pabrikan ini membawa teknologi baterai silikon-karbon yang sukses membuat mereka melangkah lebih maju mendahului dominasi Apple dan Samsung di pasar gawai Amerika Serikat.
Kehadiran baterai jenis baru ini memecahkan masalah klasik pada smartphone layar lipat kelas premium.
Kapasitas daya kini bisa diperbesar secara signifikan tanpa harus menambah ketebalan bodi perangkat.
Forbes pada laporannya menyebutkan bahwa Motorola sukses menjadi produsen pertama yang merilis teknologi silikon-karbon ke pasar arus utama melalui dukungan operator besar di wilayah Amerika Serikat.
Baca Juga: Immerzoa: Ruang Imajinasi Baru di Museum Zoologi
Laporan tersebut juga menyoroti langkah Apple dan Samsung yang masih bertahan menggunakan baterai lithium-ion konvensional.
Meski tergolong andal untuk penggunaan harian, baterai lawas itu dinilai mulai memiliki keterbatasan dalam hal kepadatan energi.
Merespons hal ini, pihak Motorola menegaskan bahwa inovasi terbaru mereka memungkinkan pengguna menikmati daya tahan baterai yang jauh lebih lama tanpa mengorbankan bahasa desain tipis yang menjadi ciri khas ponsel cerdas masa kini.
Bukti nyata dari klaim tersebut terlihat langsung pada fisik Razr Ultra 2026 yang kini mengusung daya 5.000mAh.





