Angka ini meningkat pesat dari kapasitas 4.700mAh pada seri sebelumnya.
Walau kapasitas dayanya melonjak tajam, dimensi perangkat ini sama sekali tidak berubah dari versi keluaran 2025 dan bobotnya tetap ringan di angka 199 gram.
Baca Juga: Setir Mendadak Berat atau Bergetar? Waspadai 5 Masalah Umum Power Steering
Motorola turut menyematkan terobosan serupa pada seri Razr Fold yang mengusung desain lipat menyerupai buku untuk menunjang produktivitas.
Perangkat bongsor ini bahkan mendapat pujian khusus dari media teknologi Android Authority karena sanggup menampung baterai raksasa 6.000mAh dalam bodi yang ketebalannya hanya menyentuh 9,89 milimeter.
Kapasitas daya tersebut melesat jauh meninggalkan para pesaing di segmen premium.
Sebagai perbandingan langsung di lapangan, gawai andalan Samsung Galaxy Z Fold7 hanya dibekali baterai 4.400mAh dan Google Pixel 10 Pro Fold berada pada level 5.015mAh.
Peningkatan ini juga diimbangi dengan kemampuan pengisian daya baru yang kini mendukung pengisian kabel 80W serta pengisian nirkabel 50W.
Walau menjadi sorotan utama industri, teknologi silikon-karbon nyatanya belum diterapkan secara merata pada seluruh lini produk terbaru Motorola.
Varian Razr Plus dan Razr reguler masih dipersenjatai baterai konvensional dengan spesifikasi yang disesuaikan.
Seri Razr Plus kini memakai baterai 4.500mAh dengan perlindungan kaca kokoh Gorilla Glass Victus.





