INFOLADISHA – Kebiasaan scrolling media sosial tanpa henti kini semakin sulit dipisahkan dari kehidupan sehari hari, terutama bagi Gen Z.
Namun ketika yang dikonsumsi terus menerus adalah berita buruk, konflik, hingga informasi negatif, perilaku ini dikenal sebagai doomscrolling.
Meski sering dianggap sepele, doomscrolling ternyata punya dampak serius terhadap kualitas tidur dan kesehatan mental.
Sejumlah penelitian menunjukkan kebiasaan ini berkaitan dengan meningkatnya kecemasan, stres, hingga gangguan tidur berkepanjangan.
Paparan informasi negatif secara terus menerus membuat otak sulit rileks.
Baca Juga: Mengenal Hantavirus, Penyakit dari Tikus yang Kini Jadi Sorotan Dunia
Akibatnya, seseorang bisa merasa lelah secara fisik tetapi tetap sulit tidur karena pikiran terus aktif memproses informasi yang baru dilihat di media sosial.
Kondisi ini membuat waktu tidur semakin mundur dan kualitas istirahat ikut menurun.
Banyak orang tetap tidur, tetapi tidurnya tidak nyenyak dan mudah terbangun di tengah malam.
Dalam jangka panjang, tubuh tidak mendapatkan pemulihan yang cukup.
Dampaknya tidak berhenti di situ. Doomscrolling juga dapat meningkatkan kecemasan secara signifikan.
Akibatnya, rasa khawatir muncul berlebihan bahkan terhadap hal yang sebenarnya tidak terjadi langsung dalam kehidupan pribadi.





