Hal ini terjadi karena otak terus terpapar emosi negatif tanpa jeda yang cukup untuk memulihkan diri.
Selain itu, doomscrolling juga dapat berkembang menjadi kebiasaan adiktif.
Rasa penasaran terhadap informasi terbaru membuat seseorang terus membuka media sosial meski sadar hal tersebut justru memperburuk kondisi mentalnya.
Karena itu, penting untuk mulai membatasi konsumsi informasi negatif dan memberi waktu bagi otak untuk beristirahat.
Mengatur durasi penggunaan media sosial, menghindari scrolling sebelum tidur, hingga memperbanyak aktivitas offline bisa membantu menjaga kualitas tidur dan kesehatan mental tetap stabil.





