INFOLADISHA – Baru dua hari digelar, Gebyar PKBM di Kecamatan Bogor Selatan langsung menjaring sekitar 200 calon siswa yang ingin kembali melanjutkan pendidikan.
Kegiatan yang masuk dalam rangkaian Hari Jadi Bogor ke 544 itu menjadi salah satu langkah untuk menekan angka putus sekolah di wilayah Bogor Selatan yang saat ini tercatat mencapai 1.504 orang.
Sekretaris Camat Bogor Selatan, Irwansyah mengatakan, upaya penanganan anak putus sekolah dilakukan lewat kolaborasi antara kecamatan, pemerintah kelurahan, kader Posyandu, hingga operator JAPATI.
Menurut dia, seluruh pihak dilibatkan untuk menelusuri warga yang belum menyelesaikan pendidikan formal, mulai dari tingkat SD hingga SMA.
“PKBM ada 10, terdiri dari masing masing kelurahan ada perwakilannya. Kemudian memang khusus di Bogor Selatan ini ada 1.504 anak yang putus sekolah. Dan itu kami upayakan dengan berkolaborasi bersama para lurah, ketua Posyandu, serta operator JAPATI untuk menelusuri anak anak yang putus sekolah,” kata Irwansyah saat kegiatan Gebyar PKBM di Aula Kantor Kecamatan Bogor Selatan, Kamis 4 Juni 2026.
Baca Juga: Program Hapus Denda PBB di Kota Bogor Diserbu Warga, Rp4,7 Miliar Masuk dalam Tiga Hari
Melalui program tersebut, warga bisa mengakses pendidikan gratis lewat jalur paket A, B, dan C yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan terakhir mereka.





