INFOLADISHA – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai mengevaluasi layanan Bogor Bus setelah masa uji coba selama tiga bulan berakhir.
Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan apakah operasional bus listrik itu akan dilanjutkan atau dihentikan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan evaluasi dilakukan terhadap seluruh aspek operasional, termasuk perkembangan jumlah penumpang dan skema pembiayaan.
Dinas Perhubungan bersama penyedia armada diminta menuntaskan kajian dalam pekan ini.
“Uji coba sudah berjalan tiga bulan. Kami minta Dinas Perhubungan bersama penyedia bus segera menyelesaikan kajian dan evaluasi,” kata Rudy kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Kota Bogor Kekurangan 650 Guru, Pemkot Libatkan 135 Mahasiswa untuk Mengajar di Sekolah Negeri
Bogor Bus menjalani masa uji coba sejak April hingga Juni 2026 dengan mengoperasikan empat unit bus listrik.
Armada tersebut terdiri atas dua bus milik Pemerintah Kabupaten Bogor dan dua bus milik mitra swasta.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, jumlah pengguna sempat meningkat pada pertengahan masa uji coba.
Namun, tren tersebut tidak bertahan hingga akhir periode sehingga menjadi salah satu poin yang kini sedang dianalisis.
“Mulai April, Mei, Juni, kita melihat trennya sempat naik di pertengahan, tetapi kemudian menurun, itu yang sedang kita evaluasi, apa penyebabnya,” ujar Rudy.





