Bogor

Krisis Air hingga Ancaman Penyakit, Warga Tagih Janji Perbaikan Tanggul Palayangan

×

Krisis Air hingga Ancaman Penyakit, Warga Tagih Janji Perbaikan Tanggul Palayangan

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Jebolnya Tanggul Palayangan di Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, kini memunculkan persoalan baru bagi warga.

Tidak hanya mengganggu pasokan air, saluran irigasi yang mengering mulai dikhawatirkan menjadi sumber munculnya berbagai penyakit di lingkungan masyarakat.

Hingga akhir Juni 2026, warga mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai kapan tanggul yang rusak itu akan dibangun kembali.

Padahal, Tanggul Palayangan selama ini menjadi salah satu sumber pengairan penting bagi masyarakat di Desa Ciderum dan Desa Ciherang Pondok.

Kondisi tersebut mendorong warga melakukan perbaikan secara swadaya agar aliran air tetap berjalan.

Baca Juga: Pemkab Bogor Matangkan Proyek Kereta Baru, Jalur Tenjo Jasinga Jadi Fokus

Namun upaya itu dinilai belum mampu mengatasi persoalan secara menyeluruh.

Aliran air yang berhasil dialihkan melalui perbaikan sementara hanya mampu menjangkau sebagian wilayah Desa Ciderum.

Sementara warga di Desa Ciherang Pondok yang juga bergantung pada saluran irigasi tersebut masih belum merasakan manfaat yang maksimal.

Di tengah terbatasnya pasokan air, kekhawatiran lain mulai muncul.

Saluran irigasi yang mengering berpotensi menjadi tempat penumpukan sampah dan genangan air kotor yang dapat memicu gangguan kesehatan.

Ketua RW 03 Desa Ciherang Pondok, Ujang Suganda, mengatakan keresahan warga semakin meningkat karena belum ada kejelasan terkait penanganan tanggul yang jebol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *