INFOLADISHA — Keluhan soal akun WhatsApp yang tiba-tiba diblokir kembali ramai diperbincangkan sejak awal Agustus 2026.
Sejumlah pengguna mengaku akun mereka sempat berstatus sedang ditinjau sebelum akhirnya tidak bisa digunakan.
Yang membuat persoalan ini semakin mengkhawatirkan, beberapa pengguna justru menemukan aktivitas yang tidak mereka kenali setelah akun kembali pulih.
Dalam riwayat percakapan atau pengiriman pesan, muncul tautan judi online yang ternyata telah dikirim ke sejumlah nomor asing.
Pemilik akun mengaku tidak pernah membuat maupun mengirim pesan tersebut, bahkan tidak mengenal penerimanya.
Pola itu membuat dugaan pembajakan atau pengambilalihan akun ikut mencuat.
Pakar keamanan siber Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai kondisi tersebut perlu dicermati. Menurut dia, akun yang diblokir tidak selalu berarti pemiliknya sengaja melakukan aktivitas spam.
Bukan Sekadar Salah Deteksi Spam
WhatsApp memang memiliki sistem untuk mendeteksi aktivitas yang dianggap melanggar ketentuan.
Pemblokiran antara lain dapat berkaitan dengan penggunaan aplikasi WhatsApp tidak resmi, termasuk aplikasi modifikasi seperti GB WhatsApp dan FM WhatsApp.
Aktivitas scraping atau pengambilan data pengguna secara otomatis juga menjadi salah satu hal yang dapat memicu tindakan terhadap akun.
Namun, kasus yang dikeluhkan sejumlah pengguna menunjukkan kemungkinan lain.





