INFOLADISHA – Google memperluas kemampuan ekosistem rumah pintarnya dengan mengadopsi Model Context Protocol (MCP).
Dukungan ini memungkinkan agen kecerdasan buatan (AI) berinteraksi langsung dengan perangkat dan data aktivitas yang terhubung ke Google Home.
Melalui MCP, pengguna nantinya dapat memberikan instruksi menggunakan bahasa sehari-hari kepada agen AI untuk menjalankan berbagai fungsi di rumah.
Kemampuan tersebut mencakup pemantauan aktivitas, pengelolaan perangkat pintar, hingga pembuatan dasbor rumah yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Dikutip dari Engadget, sejumlah agen AI sudah disebut mendukung integrasi dengan Google Home, termasuk Google Antigravity, Claude, Hermes, dan Open Claw.
Baca Juga: 5 Olahraga yang Bisa Bantu Penderita Diabetes Turunkan Berat Badan dan Kontrol Gula Darah
Google mengatakan integrasi MCP dirancang agar agen AI dapat mengakses perangkat serta data aktivitas dalam ekosistem Google Home dengan mekanisme yang aman.
Salah satu contoh pemanfaatannya adalah meminta agen AI memantau aktivitas di rumah atau membuat rangkuman rekaman kamera dari beberapa ruangan.
Agen juga dapat digunakan untuk mengontrol perangkat pintar yang telah terhubung ke Google Home.
Bagi pengguna dengan banyak perangkat rumah pintar, pendekatan tersebut dapat membuat pengelolaan perangkat menjadi lebih sederhana.





Respon (1)