INFOLADISHA – Menyiapkan generasi unggul tak cukup hanya dengan membangun jalan, gedung, dan fasilitas publik.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga menaruh perhatian pada pembinaan generasi muda di bidang keagamaan.
Komitmen itu terlihat dalam Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 tingkat Kabupaten Bogor, Sabtu (31/10/2026).
Sebanyak 40 kecamatan ambil bagian dalam kegiatan yang dimulai dari Stadion Pakansari dan berakhir di Alun-Alun Kabupaten Bogor tersebut.
Di balik kemeriahan pawai, ada target yang ingin dicapai Pemkab Bogor: menyiapkan sumber daya manusia (SDM) keagamaan yang mampu bersaing hingga tingkat internasional.
Baca Juga: Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Diperiksa KPK soal Upah Pungut Bapenda
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pembinaan melalui MTQ menjadi salah satu cara untuk mengembangkan potensi masyarakat di bidang agama.
Menurutnya, Kabupaten Bogor memiliki banyak santri dan qori dengan kemampuan yang patut dikembangkan.
Potensi tersebut menjadi modal penting untuk membangun generasi yang lebih unggul.
“Banyak santri hingga qori hebat yang ada di Kabupaten Bogor, maka kita tidak boleh lupa bahwa percepatan pembangunan SDM juga harus dijalankan,” kata Rudy.
MTQ selama ini identik dengan perlombaan membaca Al-Qur’an. Namun, bagi Pemkab Bogor, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan SDM dalam jangka panjang.






