INFOLADISHA – Tak hanya memberikan tampilan stylish dan unik, hijab dapat melindungi rambut dan kulit kepala dari radikal bebas dan sinar matahari langsung.
Namun, sayangnya banyak wanita kurang menjaga kebersihan wajah dan hijab yang dikenakan. Akibatnya jerawat di wajah muncul.
Dokter Arina Heidyana mengatakan, penggunaan hijab yang tidak benar bisa saja menjadi penyebab jerawat.
“Misalnya, hijab atau dalaman hijab yang kotor karena jarang dicuci, kain hijab atau dalamannya yang tidak bagus bahannya, dan lain-lain.”
BACA JUGA : Belum Banyak yang Tahu, Ada Pantai Buatan di Bogor Lho, Catat Lokasinya
Berikut ini beberapa kesalahan memakai hijab yang bisa menjadi penyebab jerawat, beserta cara mencegahnya:
Penyebab 1: Inner (Ciput) Hijab Jarang Diganti
Banyak wanita yang menggunakan inner atau dalaman hijab agar hijab yang digunakan lebih presisi (tidak melenceng) dan nyaman.
Penggunaan inner hijab dapat menutupi bagian dahi. Area yang tertutupi tersebut bisa ditimbuli jerawat.
Ini karena dahi biasanya penuh keringat atau minyak, serta kosmetik. Terlebih bila inner hijab kotor, jerawat bisa berisiko muncul.
Jika inner hijab digunakan berulang kali, lembap, dan tidak rutin dicuci, hal ini akan menimbulkan bakteri dan kotoran. Akibatnya terjadi penyumbatan pada kulit bagian dahi.
“Inner hijab yang kotor membuat pori-pori tersumbat akibat keringat atau sisa makeup yang menempel, dan akhirnya timbullah jerawat,” jelas dr. Arina.





