BeritaBogor

Anggaran Lahan Jalur Tambang Bogor Dipangkas Jadi Rp10 Miliar, Dedi Mulyadi: Pembangunan Belum Bisa Dipastikan

×

Anggaran Lahan Jalur Tambang Bogor Dipangkas Jadi Rp10 Miliar, Dedi Mulyadi: Pembangunan Belum Bisa Dipastikan

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Rencana pembangunan jalan khusus angkutan tambang di wilayah barat Kabupaten Bogor masih belum memiliki kepastian waktu pelaksanaan.

Proyek tersebut terkendala proses penetapan lokasi (penlok) yang belum rampung serta perubahan anggaran pembebasan lahan.

Pemerintah Kabupaten Bogor sebelumnya mengalokasikan Rp100 miliar untuk pembebasan lahan. Namun, anggaran tersebut kini dipangkas menjadi Rp10 miliar.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, pembangunan jalur tambang belum dapat dipastikan lantaran penlok masih dalam proses.

Selain itu, pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat 2027 juga belum dilakukan.

Baca Juga: Jelang Final Indonesia vs Thailand, Pemkot Bogor Siapkan Nobar di Balai Kota

“Pembangunan jalur tambang belum bisa dipastikan sekarang, kita masih harus membahas APBD 2027 dan memastikan konsep pertambangannya memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” kata Dedi kepada wartawan, Senin (5/10/2026).

Menurut Dedi, pembangunan jalur khusus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai proyek penyediaan akses bagi kendaraan pengangkut hasil tambang.

Pemerintah juga ingin memastikan keberadaan aktivitas pertambangan memberikan dampak ekonomi bagi wilayah yang terdampak.

Ia menekankan, manfaat ekonomi dari kegiatan pertambangan harus turut dirasakan masyarakat di sekitar lokasi.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *