INFOLADISHA – Api kebakaran di Kampung Babakan Kidul, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, sudah lama padam.
Namun, bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak justru baru datang setelah korban menunggu berminggu-minggu.
Kebakaran yang terjadi pada 13 Agustus 2026 itu salah satunya menimpa Ahmad Amsori.
Di tengah kondisi kehilangan tempat tinggal dan harta benda, bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor baru diterima belakangan.
Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Pemerintah Desa Cimande Hilir.
Sekretaris Desa Cimande Hilir, Mulyadi, menilai waktu penyaluran bantuan semestinya menjadi perhatian serius dalam penanganan warga terdampak bencana.
Pasalnya, bantuan yang datang berupa sembako, perlengkapan mandi, dan kasur merupakan kebutuhan yang paling dibutuhkan korban pada hari-hari awal setelah kebakaran.
Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau, Jangan Tertipu Minuman yang Diklaim Bisa Bersihkan Paru-paru dari Abu Vulkanik
“Bantuan sembako, kebutuhan mandi, dan kasur seharusnya diserahkan beberapa hari pasca kejadian. Korban dalam kondisi sangat membutuhkan, sehingga bantuan mendasar seperti itu penting untuk segera diberikan,” kata Mulyadi, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, persoalan utama bukan hanya soal bantuan akhirnya sampai kepada korban, melainkan kapan bantuan tersebut diterima.





