INFOLADISHA – Berdiri di arena pertandingan dan berjuang membawa nama daerah bukan perkara kecil.
Bagi para atlet disabilitas asal Kabupaten Bogor yang berlaga di Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), keberanian untuk tampil menjadi bagian penting dari perjalanan mereka.
Perjuangan para atlet yang tergabung dalam kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) itu mendapat perhatian dari Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor, Riza Juangsah Rahmat.
Riza menilai, capaian para atlet tidak semestinya hanya dilihat dari hasil akhir pertandingan.
Ada proses latihan, dukungan keluarga, serta kesabaran pelatih yang ikut menentukan perjalanan mereka hingga bisa tampil di ajang nasional.
Baca Juga: 1.355 Pekerja di Kabupaten Bogor Kena PHK hingga September 2026, Sektor Garmen Mendominasi
“Di balik senyum anak-anak hebat ini, ada perjuangan panjang, doa orang tua, dan kesabaran para pelatih,” kata Riza kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).
Bagi Riza, perjuangan tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang bagi seseorang untuk mengembangkan kemampuan dan mengejar prestasi.
Karena itu, para atlet tetap layak mendapat apresiasi terlepas dari hasil yang mereka raih di arena pertandingan.
Pesan itu juga menjadi pengingat bahwa dukungan terhadap atlet disabilitas seharusnya tidak berhenti pada pujian.






