BeritaBogor

Dari Kebon Pedes ke Pakistan, Ada Apa dengan Kampung Ini?

×

Dari Kebon Pedes ke Pakistan, Ada Apa dengan Kampung Ini?

Sebarkan artikel ini

Keragaman itu kemudian membentuk interaksi sosial yang turut mempertemukan budaya Betawi dengan budaya Sunda Bogor, termasuk dalam penggunaan bahasa sehari-hari.

“Hal ini menjadikan kawasan tersebut dinilai sangat ideal sebagai ruang pembelajaran bersama. Adanya keberagaman latar belakang warga membentuk akulturasi kultur dan bahasa yang dinamis, yakni perpaduan antara budaya Betawi dan Sunda Bogor,” ujarnya.

Tak Hanya Program KB

Persiapan kunjungan delegasi Pakistan juga menjadi momentum untuk menunjukkan berbagai inovasi pelayanan publik yang berjalan di Kecamatan Tanah Sareal.

Baca Juga: Sampah Jadi Saldo, Warga Bogor Kini Bisa Setor ke Waste Station di Balai Kota

Salah satunya terkait administrasi kependudukan. Rokib menyebut program percepatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di wilayahnya mencatat capaian persentase tertinggi di tingkat Kota Bogor.

Kinerja pelayanan Kecamatan Tanah Sareal sebelumnya juga mendapat pengakuan dari Pemerintah Kota Bogor.

Pada 2025, kecamatan tersebut masuk tiga besar dalam penilaian pelayanan dan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

“Alhamdulillah pada 2025 lalu, Kecamatan Tanah Sareal masuk tiga besar terbaik dalam penilaian pelayanan dan tupoksi, dan mendapat piagam penghargaan dari Pemerintah Kota Bogor,” tutur Rokib.

Sejumlah inovasi pelayanan dijalankan untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Salah satunya Nguriling Lembur, yakni pelayanan publik yang dilakukan langsung di lingkungan permukiman warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *