Menurutnya, tampilan pedagang diharapkan selaras dengan konsep Alun Alun Tegar Beriman yang mengusung nuansa arsitektur Sunda.
“Ini bukan kewajiban, tetapi demi kerapian dan keindahan. Harapannya suasana Alun Alun Tegar Beriman semakin terasa nuansa adat Sundanya,” katanya.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung keberadaan PKL di kawasan tersebut.
Namun, dukungan itu harus dibarengi dengan kesadaran menjaga kebersihan, ketertiban, dan estetika lingkungan.
Menurut Rudy, keberadaan berbagai ornamen khas Sunda, termasuk kereta kencana di Alun Alun Tegar Beriman, akan semakin memperkuat karakter kawasan jika para pedagang juga ikut menampilkan identitas budaya melalui pakaian yang dikenakan saat berjualan.
Dengan begitu, kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang publik, tetapi juga etalase budaya Sunda bagi masyarakat dan pengunjung.





