INFOLADISHA – Meski sempat diledek warganet sebagai motor “JDM — Jaipur Domestic Market”, Suzuki Access 125 justru membuktikan diri bukan sekadar bahan olok-olok.
Baru sebulan diluncurkan, motor ini sudah dipesan ratusan unit meskipun unitnya bahkan belum mendarat di Indonesia.
“Access 125 ternyata banyak yang beli, sampai sekarang mungkin sudah terpesan 350–400 unit sejak pertama meluncur di IMOS 2025,” ujar Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), di Sentul.
Menariknya, motor yang dibanderol mulai Rp 25 jutaan (OTR Jakarta) ini masih berstatus CBU alias diimpor utuh dari India.
Pemesanan sudah dibuka sejak 1–2 bulan terakhir, namun pengiriman perdana baru akan dimulai Desember 2025. Jadi, kalau belum melihatnya di jalan, wajar saja.
“Datang aja belum. Plannya Desember, jadi sabar sedikit lagi,” kata Agha sambil tersenyum.
Meski masih impor, Suzuki membuka peluang untuk merakit lokal di masa depan.
“Belum bisa dipastikan kapan, tapi opsi itu selalu terbuka,” tambahnya.
Dari sisi performa, Suzuki Access 125 dipersenjatai mesin SOHC 124 cc dengan teknologi Suzuki Eco Performance (SEP).
Tenaganya mencapai 6,2 kW dengan torsi 10,2 Nm, sementara efisiensi bahan bakarnya diklaim tembus 57,3 km/liter — hemat tapi tetap bertenaga.
Fitur-fiturnya pun tak kalah menggoda: sistem kunci pengaman dengan pembuka jok dan tangki bensin, Suzuki Easy Start System, serta USB charger 2A yang bisa langsung isi daya ponsel saat berkendara.
Panel instrumen analog-digital tampil klasik tapi informatif, dan sistem rem terpadu (combined brake system) bikin pengereman makin aman dan stabil.







