Namun hingga kini belum ada perubahan.
“Kita sudah pernah kasih teguran. Sampai hari ini belum ada tindakan, masih tetap membuang limbahnya,” kata Hardi.
Pihak kelurahan juga meminta hasil uji laboratorium dari pengelola Botani Square dan Hotel Santika Bogor.
Tujuannya untuk memastikan limbah yang dibuang tidak membahayakan warga.
Permintaan tersebut belum dipenuhi.
Hardi menegaskan hingga saat ini belum ada dokumen yang menunjukkan limbah aman bagi lingkungan.
“Saya pernah minta hasil laboratoriumnya. Sampai hari ini belum diberikan,” ujarnya.
Pemerintah kota kini berada di titik awal untuk mengurai persoalan.
Laporan resmi menjadi kunci sebelum langkah penindakan diambil, sementara warga masih menunggu kejelasan atas sumber bau yang terus muncul.





