BeritaBogor

Gangguan Kesehatan Warga Bogor Tembus 1.544 Kasus, Pemkot Perkuat Pemantauan Kualitas Udara

×

Gangguan Kesehatan Warga Bogor Tembus 1.544 Kasus, Pemkot Perkuat Pemantauan Kualitas Udara

Sebarkan artikel ini

Berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) selama 24 jam sebelumnya, rata-rata konsentrasi tercatat 69,33 µg/m³.

Konsentrasi terendah sebesar 43,1 µg/m³ terjadi pada Kamis, 10 September 2026 pukul 20.00 WIB. Sementara konsentrasi tertinggi mencapai 80,9 µg/m³ pada pukul 12.00 WIB.

Baca Juga: Jangan Tunggu Berisik, Ini Waktu yang Tepat Ganti Oli Gardan Motor Matic

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Erna Nuraena mengatakan pemantauan kesehatan masyarakat dilakukan bersamaan dengan pemantauan kualitas udara.

Dinas Kesehatan juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.

Pemkot Bogor mengimbau masyarakat, terutama kelompok yang lebih sensitif terhadap pencemaran udara, untuk meningkatkan kewaspadaan. Kelompok tersebut mencakup lansia, anak-anak, penderita asma dan alergi, serta warga dengan gangguan jantung atau pernapasan.

Kelompok sensitif juga disarankan membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan dalam waktu lama.

Erna meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap melakukan langkah perlindungan diri, salah satunya menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Warga yang mengalami keluhan pada pernapasan, mata, maupun kulit juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *