“Jika seorang penipu mencoba menyamar sebagai kontak tepercaya Anda, sinyal konfirmasi awal tersebut tidak akan ada,” tulis Google.
Fitur deteksi panggilan palsu ini disebut aktif otomatis tanpa perlu pengaturan tambahan.
Baca Juga: Threads Kini Punya Stiker Musik, Pengguna Bisa Bagikan Lagu Langsung di Timeline
Sistem berjalan di latar belakang selama aplikasi Phone by Google digunakan.
Google menilai perkembangan AI generatif membuat modus penipuan digital makin sulit dikenali.
Pelaku kini bisa meniru suara anggota keluarga, atasan, bahkan pejabat tertentu untuk meyakinkan korban lewat panggilan telepon.
Teknologi tersebut dibangun menggunakan standar Rich Communication Services atau RCS.
Google menyebut pendekatan itu memungkinkan sistem serupa dipakai aplikasi dan perusahaan lain di masa depan.
Selain fitur keamanan baru, Google juga memperkenalkan sejumlah pembaruan lain di ekosistem Android.
Google Photos mendapat fitur Wardrobe yang memungkinkan pengguna mencoba pakaian secara virtual.
Sistem akan mengenali pakaian dalam koleksi foto pengguna lalu menyusunnya menjadi katalog yang bisa ditelusuri lewat ponsel.
Fitur Wardrobe mulai tersedia pekan depan untuk pengguna tertentu di Amerika Serikat, India, dan Brasil dengan perangkat Android 10 ke atas.
Di sisi lain, Google Play Books menghadirkan fitur Catch Me Up yang memungkinkan pengguna membaca ringkasan cerita sebelum melanjutkan buku yang belum selesai dibaca.




