Bogor

HJB 2026 Bawa Kado Baru, Museum Pajajaran Bogor Siap Dibuka untuk Umum

×

HJB 2026 Bawa Kado Baru, Museum Pajajaran Bogor Siap Dibuka untuk Umum

Sebarkan artikel ini

Baca Juga: Begini Cara Kerja PSEL di Bogor dan Dampaknya bagi Lingkungan

Konsep itu disusun untuk membantu pengunjung memahami perjalanan panjang kerajaan di Tatar Sunda secara runtut.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan timeline menjadi bagian penting dalam pengembangan museum karena masyarakat perlu memahami asal usul sejarah Pajajaran secara utuh.

“Yang paling penting adalah timeline. Namanya sejarah tentang Pajajaran orang harus tahu ceritanya dari mana sih, awalnya dari mana,” kata Dedie.

Menurutnya, timeline tersebut disusun oleh tim dari Universitas Padjadjaran dan nantinya ditampilkan melalui panel informasi di area museum.

Alur sejarah yang disiapkan dimulai dari masa prasejarah, era Tarumanegara, Kerajaan Galuh, Kerajaan Cirebon, hingga masa Bogor atau Pakuan Pajajaran dan Sumedang.

“Cerita dari prasejarah, kemudian zaman Tarumanegara kemudian masuk mulai Kerajaan Galuh, Kerajaan Cirebon, kemudian Bogor atau Pakuan Pajajaran sampai Sumedang,” jelasnya.

Selain timeline, museum juga akan dilengkapi storyline yang menjelaskan hubungan antarwilayah dan kerajaan dalam sejarah Pajajaran.

Menurut Dedie, konsep tersebut penting agar pengunjung tidak hanya melihat benda sejarah, tetapi juga memahami konteks perjalanannya.

Museum Pajajaran nantinya turut menampilkan sejumlah artefak peninggalan sejarah Sunda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *